<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2402">
<titleInfo>
<title>konverter tipe cuk menggunakan metode neural network sebagai penstabil tegangan pada panel surya</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Istiyo Winarno, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Febriansyah Indratno</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 70 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Energi  matahari  merupakan  energi  terbarukan  yang  melimpah  persediaannya  di Indonesia,  sehingga  dapat  dimanfaatkan  pada  daerah  yang  belum  terjangkau listrik.  Dalam  memanfaatkan  energi  listrik  dibutuhkan  panel  surya  yang  dapat mengubah  energi  matahari  menjadi  energi  listrik.  Namun,  intensitas  cahaya matahari  yang  berubah-ubah  membuat  daya  output  sumber  energi  ini  berubahubah  seiring  dengan  perubahan  intensitas  cahaya.  Sumber  energi  yang menghasilkan  tegangan  DC  rendah,  memerlukan  step-up   converter   untuk menaikkan tegangan. Untuk mengoptimalkan sistem ini, step-up converter  harus memiliki rasio tegangan yang tinggi dan juga memiliki efisiensi yang tinggi pada semua level pembebanan dan rentang tegangan input yang lebar. Untuk itu penulis merancang dan membuatconverter  agar tegangan dan arus yang dihasilkan panel surya relatif konstan. Dalam perancangan  converter  menggunakan topologi  Cuk converter  yang  dapat  menaikkan  dan  menurunkan  tegangan  sumber  dengan mengubah-ubah  besar  lebar  pulsa  (duty  cycle)  dari  PWM  (Pulse  Width Modulation).  Cuk  converter  ANN  dirancang  dengan  tegangan  keluaran  yang konstan  dengan  tegangan  masukan  yang  bervariasi  dari  panel  surya.  Jadi converter  ini dapat digunakan pada sumber energi alternatif yang menghasilkan tegangan  DC  yang  rendah  seperti  panel  surya.  Sistem  Cuk  converter  ANN menghasilakan tegangan yang lebih stabil dari Cuk converter loop.  Cuk converter ANN mampu menstabilkan tegangan keluaran dengan cepat saat terjadi perubahan tegangan  masukan  sedangkan  Cuk  converter  lopp dengan  respon  lamban  atas perubahan  tegangan  membuat  tegangan  keluaran  menjadi  tidak  stabil.  Pada percobaan  Cuk  converter  ANN  yang  dilakuan  2  hari  pada  pukul  09.00  –  15.00 menghasilkan rata – rata tegangan 14.02 volt.</note>
<subject authority=""><topic>Cuk converter ANN</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Panel Surya</topic></subject>
<subject authority=""><topic>PWM</topic></subject>
<subject authority=""><topic>duty cycle</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>623.18.14 Feb k</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201472018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>623.18.14 Feb k</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2402</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-12 13:56:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-12 13:56:40</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>